Jumat, 04 Februari 2011

Begitu Rapatnya Rindu Itu

Siang yang agaknya akan hampir pasti berawan dan sore yang berbau tanah basah. Belakangan akrab sekali dalam hari-hari kita.
Sekalipun itu akan terik maka tidak akan lama hembusan angin yang bau hujan datang untuk mengabarkan datangnya rintik yang makin lama semakin merapat. Seiring dengan keadaan itu, rindu saya pun semakin rapat saja pada tanah tinggi..negeri di atas awan.

Bukannya saya tidak mungkin ke sana karena cuaca yang demikian, namun menjadi kurang bijaksana ketika saya tetap ngotot berangkat sedang tidak ada satu hal pun yang dapat memprediksi alam. Meski di beberapa waktu yang lalu saya juga sempat melakukan perjalanan ketika musim sama seperti sekarang. Pun kemudian, ada beberapa hal yang tidak bisa saya tinggal untuk beberapa kurun waktu ke depan. 
Saya sudah tidak sabar menunggu matahari menjadi terik sepanjang hari. Yang menjadikan sore adalah spektrum warna luar biasa ketika dia semakin menjauh. Karena menjadi tanda-tanda saya akan kembali ke tinggian. menikmati bermacam hal di atas sana. Bersama para sahabat tentunya...

2 komentar:

  1. banyak orang bertanya...buat apa kamu naik gunung?? jawabannya cukup singkat..."because it's there" kalimat yg singkat tetapi cukup mewakili jawaban-jawaban yg ada.

    BalasHapus
  2. Karena tak ada kalimat yang bisa menggambarkan apa yang kita rasakan ketika kita ke sana...

    BalasHapus